Senin, 03 Desember 2012

BERBAGAI MACAM ALIRAN DALAM SENI LUKIS


1.       Realisme
Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalamsuatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahanembel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu padausaha dalam seni rupa untuk menampilkan kebenaran, bahkan tanpamenyembunyikan hal yang buruk sekalipun. Tokoh-tokoh realism ialah : GustoveCorbert, Fransisco de Goya dan Honore Umier.

2.       Romantisme
Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia.Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dankeindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objekyang seringdiambil sebagai latar belakang lukisan. Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukispada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuktujuan koleksi dan galeri di jaman colonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliranini adalah Raden Saleh.

3.       Naturalisme
Naturalisme merupakan corak atau aliran dalam seni rupa yang berusahamelukiskan sesuatu objek sesuai dengan alam (nature). Objek yangdigambarkan diungkapkan seperti mata melihat. Untuk memberi kesan miripdiusahakan bentuk yang persis, ini artinya proporsi, keseimbangan, perspektif,pewarnaan dan lainnya diusahakan setepat mungkin sesuai mata kita melihat.Tokoh-tokoh naturalisme : Rembrant, William Hogart dan Frans Hall. DiIndonesia yang menganut corak ini : Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto,Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus.

4.       Simbolisme
Lukisan secara simbolik adalah lukisan yang mengambil sesuatu sebagaipelambang, sering terlihat seperti sindiran. Pada masa Jepang berkuasa di tanahair kita, sensor atas kerangan-karangan amat keras. Untuk mencobamelepaskan diri dari jaringan sensor itu, dibuatlah karangan yang simbolis. Jikatidak, maka karangan di tambah lagi dengan kalimat-kalimat yang tak berartisekedar untuk mengelabui mata sensor Jepang. Dalam karangan yang simbolisbiasanya binatang atau tumbuhan dilukiskan sebagai manusia dengan sifat-sifatnya. Misalnya Hikayat Kalilah dan Dimnah, Hikayat Panca Tantra, Syair siBurung Pungguk. Dalam kesusastraan Indonesia, kita lihat misalnya karangan Amin, Tinjaulah Dunia Sana. Tokohnya ikan-ikan dala akuarium. Gerak-gerik dansifat ikan itu dilukiskannya sebagai lukisan manusia yang beraneka ragamsifatnya. Aliran simbolik sejalan dengan surrealism, yakni bahwa ala minihanyalah sebagai batu loncatan untuk menyatakan perhatian yang lebih tentangmanusia yang hidup. Tokoh yang menganut aliran ini : Charles Baudelaire,Stephane Mallarme, Paul Verlaine, Arthur Rimbaud.

5.       Futurisme
Futurisme ialah sebuah aliran seni lukis yang lahir pada tahun 1909. Aliran ini mengatakan gerak dan dipandang sebagai pendobrak aliran kubismeyang dianggap statis dalam komposisi., garis dan pewarnaan. Futurismemengabdikan diri pada gerak sehingga pada lukisan anjing di gambarkan berkakilebih dari empat. Tokoh aliran ini : Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini,Gioccomo Ballad dan Ruigi Russalo.

6.       Klasikisme
Sebutan kata klasik mengandung pengertian sifat dari suatu hal, keadaanatau kejadian pada masa lalu yang mengalami puncak kejayaan, keunggulankehebatan, atau kemasyuran, namun hingga kini sifat-sifat itu masih dirasakan atau diakui. Sifat yang demikian itu disebabkan hal, keadaan atau kejadiantersebut memiliki nilai atau mutu tinggi yang diakui dan menjadi tolak ukur kesempurnaan yang abadi. Karena itu, sesuatu yang klasik akan tetap bertahansampai kapanpun seakan tak lekang oleh zaman. Aliran estetika klasik iniberkembang pada era munculnya. Tokoh-tokoh filsuf besar, yang terkenalkarena kecermelangan pemikirannya hingga sekarang antara lain sepertiSocrates, Plato, Aristoteles, Plotinus, Agustinus dan Thomas Aquinas,

7.       Impresionisme
Berusaha menampilkan kesan yang di tangkap dari objek. Yang menjadimasalah dalam hal teknik adalah sebagian kaum impresionis sangatmementingkan warna yang ditimbulkan oleh bias cahaya, namun akademisimementingkan garis.Tokoh aliran ini : Claude Monet, Aguste Renoir, CasmilePissaro, Sisley, Edward Degas dan Mary Cassat. Di Indonesia penganut aliranini adalah : Kusnadi , Solihin dan Affandi (sebelum ekspresionisme).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar